Selasa, 26 Agustus 2014

Cinta Tanpa N



"aku beritau, itu jika kamu mau"

Cinta tanpa n itu sia-sia

Karena seberapa pun pilunya

Kisah itu akan terpilih

Terulang kembali kenangannya



Cinta tanpa n itu hanya cita-cita kosong

Sepi yang semakin terjerembab menyendiri

Sunyi yang tak pernah akan tertolong



Cinta tanpa n itu tak mungkin

Janganlah mungkir

Aku begitu yakin

Sebab sembab di mataku ini ulahmu



Kadang aku juga tau

Terus menjaga rasa ini membara sama saja dengan membunuh asa

Menggerogoti diri dari masa ke masa



Ini mungkin hanya kata

Mungkin juga pernah terselip antara kita

Entahlah, aku pun (mungkin) sudah lupa

Satu yang pasti

Yang aku yakini hingga mati

Cinta tak akan terwujud jika tanpamu, N

Pemalas

Aku takkan mengejar saat kamu berlari
Aku menunggumu tersandung
Aku takkan menjadi burung untuk mengikutimu terbang
Aku menunggumu saat lelah kemudian bersandar

Aku hanya seorang pemalas, Dik
Yang bisanya hanya menunggu
Yang seolah menjadikanmu satu
Yang tak pantas untuk kau rindu
 

Jangan Malam Ini



Aku merindukanmu seperti biasa
Seperti basa yang dibutuhkan untuk menetralkan asam
Seperti sayur sop yang membutuhkan garam
Tapi jangan malam ini

Jangan malam ini
Karena esok hari besar bagiku
Hari yang aku tunggu dengan sabar
Begitu pun benih-benih rindu yang sedang aku tebar

Jangan malam ini juga
Terlalu banyak luka-luka memar
Lebam disekujur tubuh semakin mengakar
Bagai dihantam orang bertubuh kekar
Dan kamu masih saja bisa berkelakar

Mungkin aku lupa memberi tau
Mungkin juga hal itu menguap begitu saja
Selalu hanya mungkin
Sedangkan dulu kita pernah sangat yakin







Senin, 07 Juli 2014

Itu Saja


Aku tak bisa bercerita tentang kehidupanku dengan baik
Aku hanya seorang pendiam yang bisanya mendengar keluh kesahmu


Aku tak bisa memujamu sebagai seorang perempuan
Aku hanya seorang bisu untuk masalah-masalah perasaan

Aku tak bisa peka terhadap keinginanmu
Aku hanya seorang yang acuh saat mengerti kamu telah bahagia

Aku tak bisa mencintaimu dengan mewah
Bagaimana bisa mewah? Aku hanya seorang dari kalangan bawah


Aku tak bisa lantang menunjukkan perasaanku padamu
Aku hanya seorang pecundang yang diam-diam memperjuangkanmu

Aku hanya bisa merasa cukup saat mencakup kita
Itu saja



Senin, 30 Juni 2014

Kamu Ibu bagi Anak-Anak Rindu



Kamu ibu bagi anak-anak rindu
Merawat luka yang ada di masa lalu
Mendongengkan kisah-kisah masa depan agar bahagia  
Selalu

Kamu ibu bagi anak-anak rindu
Mengajari dengan penuh sabar untuk merawat hati yang pernah pilu
Menghapus lembar kelam menjadi sesuatu yang baru
Mencabut sedihku satu per satu


Kamu ibu bagi anak-anak rindu                       
Itu yang aku mau
Sayangnya, kamu tak pernah mau tau
Sehingga meninggalkanku seperti orang dungu