Minggu, 09 September 2012

N G A C A !

Daripada berprasangka, bukankah lebih baik bertanya?


Pada kamu yang berteriak ingin dicinta, sudah kamu lebih mencintai diri sendiri dibanding apapun? Sudah kamu menunjukkan padanya bahwa kamumenginginkannya baik kata maupun kelakuan?
Pada kamu yang berteriak ingin dimengerti, sudah kamu yang memberi tahu apa yang kamu inginkan?
Pada kamu yang berteriak karena merasa selalu sendiri, sudah kamu selalu hadir pada tiap orang yang sebenarnya lebih membutuhkan kehadiranmu?
Pada kamu yang berteriak meminta kepastian, sudah jawaban maupun kelakuanmu mampu meyakinkan sesorang?
Pada kamu yang merasa kehadirannya hanya jika dekat, sudah kamu mencoba menjalin komunikasi lalu melafalkan namanya dalam doa?
Pada kamu yang menganggap aktivitas buruk itu kebiasaan, sudah kamu menyadari bahwa sebenarnya ada masalah yang kamu larikan? Pernah mencoba agar lebih dekat padaNya?
Padamu yang suka mengeluh, sudah kamu melihat orang yang keadannya lebih mengenaskan darimu?

Daripada menilai orang lain, bukankah lebih baik menilai diri sendiri?



Sabtu, 08 September 2012

Terima Kasih, Kamu

Padamu yang kini kupeluk dari jauh....
Entah berapa jenuh yang telah kamu bunuh....
Adaku untukmu selalu tetap utuh....
Segala cara kau lakukan agar hadirku selalu terengkuh,
Seolah....

Kamu yang begitu pandai untuk tetap menata hati....
Percaya bahwa pertemuan akan terjadi lagi....
Percaya bahwa aku juga merindumu setengah mati....
Percaya bahwa kita akan terus bersama,
Nanti....

Saat aku sudah mulai menyerah....
Kamu berkata bahwa kerinduan hanya sedang mengalih, bukan mengalah....
Kamu selalu membangkitkan asa....
Melalui doa perasaan ini senantiasa terjaga....
Percaya....

Kabar darimu selalu kutunggu....
Kabar bahwa kamu sedang bahagia maupun sendu....
Yang kadang menusuk sendi-sendi, yang kadang membuat aku tertawa geli....
Semua resah yang pernah merusuh....
Melalui kamu, aku dibuat luluh....
Senyummu mengisyaratkan bahwa aku bagimu itu seluruh....