Senin, 06 Juli 2015

Dari Orang Yang Selalu Bahagia Saat Kamu Panggil "Payi"

"How's your day, Payi?" Kalimat yang selalu membuat Line-ku memunculkan notif sehari-harinya. Kalimat yang muncul karena kita lama tak berkomunikasi. Kalimat yang seharusnya membuatku sadar bahwa kamu itu sedang kangen. Kalimat yang aku sesalkan karna tak pernah memenuhi harapanmu untuk bertemu."

"Payi, aku dah mau bobok ya. Ngantuk banget ini." Ketika aku melihat jam di dinding kamarku yang masih menunjukkan pukul 9. Hal yang meyakinkanku bahwa kamu sedang bahagia. Sedang tidak ada beban pikiran. Terlihat dari make up terbaik yang sebenernya sudah kamu miliki tapi kamu kadang mengingkarinya yang selalu nampak. Ya yang aku maksud adalah senyummu.

"Payi, sebenernya lagi bingung mau ikutan main atau enggak, soalnya diajak temen. Tapi aku milih gak main karna kayaknya akhir-akhir ini kebanyakan main mulu. Kayak yang lagi gak bahagia aja, mending beberes kosan aja deh." Kalimat yang menunjukkan sisi dewasamu, sekaligus sisi kekanakanmu dalam satu waktu. Kedewasaan bisa dilihat dalam hal-hal sederhana bukan? Bahkan dalam sisi kekanakanmu, kamu juga bisa terlihat dewasa.

"Payi, mau cerita, tapi gamau cerita. Tapi gak bisa kalo gak cerita ke payi. hehehehe. Jadi tuh, aku sekarang ini lagi dideketin sama orang gitu. Bingung karna dia itu baik dan temen aku juga."
"Terus maunya gimana? Udah punya pilihan?"
"Yakan ada Payi. Ish. Gitu deh sukanya kayak gak jagain aku."
"Iya-iya dijagain kok." Mungkin balesan chatku hanya seperti itu sembari dalam hati berdoa agar keyakinanmu tak akan berubah. Karena aku pun seperti itu, seberapa banyak pilihan yang tersaji, keputusanku selalu kamu saja.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar