Kamis, 25 Juli 2013

Tsurhat


Aku tak bisa mengenangmu
Kita kan belum punya cerita
Ingat?
Aku yang terlalu cepat
Atau kamu yang sudah membuat sekat?
Usahaku seperti mendobrak tembok
Yang mungkin kamu sendiri tak tau tebalnya
Coba sedikit menggunakan hatimu
Pakai lebih banyak pikiranmu
Bukankah hanya aku yang begitu lantangnya berkata
“hai ini aku yang ingin berjuang karena dan denganmu?”
Aku telah mempunyai banyak rencana yang ada kamunya disitu
Bahkan rencana itu sudah aku beri tau ke Tuhan
Tapi kamu tenang saja
Saat membaca ini, aku sudah tak apa
Sudah tak lagi mengiba, terlebih ingin menjadikanmu sosok ‘ibu’
Semoga bahagia selalu mengiri jalanmu, doa terakhirku



Dariku,                                                        
 yang rindunya belum sempat kamu jenguk


Tidak ada komentar:

Posting Komentar