Senin, 05 Agustus 2013

Kata Yang Tak Lagi Berkita


Perbincangan
Siang itu
Kamu dan aku
Menumpahkan segala isi dari berbagai sisi

Ditemani cokelat hangat punyaku
Jus strawberry menu favorit yang biasanya kamu pesan
Di tempat yang selalu mudah untuk menulis memori
Tempat yang entah mengapa memang di-setting untuk kita

Percikan sungai sebagai latar
Saat kita berbagi cerita, canda dan keluh
Suara yang bisa menenangkan dalam keadaan riuh
Daun-daun yang dengan gagahnya melindungi dari pancaran mentari
Teduh

Tapi, siang itu
Tak ada lagi kesuluruhannya
Buyar
Ada sakit yang sudah tak terbayar
Saat sudah tak ada yang bisa kuucap
Kita yang olehmu ingin diakhiri
Aku yang pendiam ini
Makin terperosok dalam-dalam
Sepenggal kata untuk sepeninggalan kamu
Sulit aku ucap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar